Jumat, 29 Oktober 2010

MACAM PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN

MACAM PENGENDALIAN ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN

Berapa teknik pengendaliannya antara lain:

1. Pengendalian Secara Kultur Teknik

Pengendalian tersebut merupakan pengendalian yang bersifat preventif, dilakukan sebelum serangan hama terjadi dengan tujuan agar populasi OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) tidak meningkat sampai melebihi ambang kendalinya

Selasa, 26 Oktober 2010

lAPORAN PRAKTIKUM KESUBURAN TANAH DAN PEMUPUKAN

Pupuk merupakan setiap bahan yang diberikan ke dalam tanah atau
disemprotkan pada tanaman dengan maksud untuk menambah unsur hara yang
diperlukan oleh tanaman. Pengertian lain dari pupuk adalah suatu bahan yang
diberikan ke dalam tanah dan atau tanaman dengan maksud untuk mengubah
kondisi fisik, kimia, dan hayati dari tanah dan atau tanaman sehingga sesuai
dengan tuntutan tanaman. UNTUK MENGUNDUH FILE DALAM FORMAT PDF, SILAHKAN KLIK PADA JUDUL.

Senin, 25 Oktober 2010

pembelahan mitosis

Mitosis adalah peristiwa pembelahan sel yang terjadi pada sel-sel somatis (sangat aktif pada jaringan meristem) yang menghasilkan dua sel anak yang memiliki genotip sama dan identik dengan sel induknya. Sedangkan meiosis, terjadi pada sel-sel germinal (gamet) dengan hasil akhir empat buah sel anak yang haploid dengan komposisi genotip yang mungkin berbeda dengan sel induknya. Klik pada judul untuk melihat versi lengkap dengan format pdf.

Sabtu, 16 Oktober 2010

Koleksi (Membuat Herbarium)

II. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pembuatan herbarium merupakan suatu aktifitas pengawetan tanaman untuk keperluan penelitian lebih lanjut. Fungsi dari herbarium adalah membantu identifikasi tumbuhan lainnya yang sekiranya memiliki persamaan cirri-ciri morfologinya. Dengan kata lain, herbarium merupakan tumbuhan yang diawetkan yang nantinya dapat dijadikan perbandingan dengan tumbuhan yang akan diidentifikasi.

Herbarium memiliki dua jenis yang cukup dikenal yaitu herbarium basah dan herbarium kering. Herbarium basah merupakan awetan dari suatu hasil eksplorasi yang sudah diidentifikasi dan ditanam bukan lagi di habitat aslinya. Sedangkan herbarium kering adalah awetan yang dibuat dengan cara pengeeringan, namun tetap terlihat cirri-ciri morfologinya sehingga masih bisa diamati dan dijadikan perbandingan pada saat determinasi selanjutnya.

Klasifikasi Tumbuhan

II. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sistematika atau Taksonomi didefenisikan sebagai cabang biologi yang bertugas untuk mengadakan identifikasi semua makhluk hidup, baik yang sekarang masih ada maupun yang dahulu pernah ada. Dalam arti menentukan nama dan tempatnya dalam sistem klasifikasi, sehingga diperoleh suatu rangkuman, ringkasan, atau gambaran mengenai seluruh makhluk hidup di dunia ini.

Identifikasi atau Determinasi Tumbuhan

II. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pengklasifikasian makhluk hidup didasarkan pada banyaknya persamaan dan perbedaan, baik morfologi, fisiologi maupun anatominya. Makin banyak persamaan di antara makhluk hidup makin dekat kekerabatannya, makin sedikit persamaan makhlik hidup dikatakan makin jauh kekerabatannya.

Untuk dapat mengklasifikasikan, perlu dilakukan determinasi ataupun identifikasi, Determinasi merupakan upaya membandingkan suatu tumbuhan dengan satu tumbuhan lain yang sudah dikenal sebelumnya (dicocokkan atau dipersamakan). Karena di dunia ini tidak ada dua benda yang identik atau persis sama, maka istilah determinasi (Inggris to determine = menentukan, memastikan) dianggap lebih tepat daripada istilah identifikasi (Inggeris to identify = mempersamakan(Anonim, 2008)