Senin, 31 Oktober 2011

Jeratan Sosialisasi Semu



            Perkembangan teknologi kian memanjakan hampir setiap mahasiswa Indonesia.  Menjamurnya berbagai macam situs jejaring sosial turut andil memanjakan mahasiswa. Kenyataan ini menjadikan mahasiswa cenderung lebih asik melakukan aktifitas sosialisasi melalui dunia maya. Padahal, sosialisasi tersebut cenderung bersifat semu. Ketimbang harus benar-benar berinteraksi dengan komponen sosial  lainnya yang lebih bersifat nyata.
            Banyak fakta yang dapat kita temui di lapangan. Sebelum akses internet mudah diperoleh, banyak terdapat kelompok-kelompok diskusi mahasiswa. Dari kelompok diskusi inilah tidak jarang diperoleh hasil-hasil diskusi yang dapat diaplikasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Akan tetapi, kondisi ini kian sulit ditemui pada masa ini.
Banyak mahasiswa bergerumul di suatu lokasi dengan fasilitas Free Hot Spot, akan tetapi mereka cenderung sibuk dengan dirinya sendiri. Akibatnya, interaksi mahasiswa dengan lingkungan sosial masyarakat secara nyata menjadi minim.
            Nah, bagaimana mungkin tanpa adanya interaksi antar mahasiswa sendiri kemudian dapat berinteraklsi baik dengan masyarakat?. Sebuah pertanyaan yang seharusnya menjadi koreksi bagi diri kita. Jika mahasiswa harus tanggap dengan konsisi massyarakat, akan lebih baik jika mahasiswa kembali senang bertukar pikiran. Melalui forum-forum diskusi kampus itulah harapannya terlahir ide-ide perubahan positif untuk masyarakat.

(terbit di Kompas. Rubrik kompas Kampus - Argumentasi. Selasa 1 November 2011)                          

                                                  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar